Gunung Slamet memiliki ketinggian 3.428 mdpl, dengan ketinggian seperti itu, Gunung Slamet menjadi gunung tertinggi di Jawa Tengah dan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru di Jawa Timur. Gunung Slamet terletak di 5 wilayah administratif tingkat kabupaten yaitu; Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang. Pendakian ke Gunung Slamet hingga puncak tertinggi dapat ditempuh melalui desa Bambangan, Kabupaten Purbalingga.

Nama Gunung Slamet sendiri sesungguhnya sangat unik jika kita perhatikan lebih seksama, misalnya jika dibandingkan dengan nama-nama gunung lainnya di Pulau Jawa seperti, Merbabu, Merapi, Sindoro, Sumbing, Ciremai dan lainya. Nama Gunung Slamet terdengar seperti nama yang memiliki usia makna cenderum muda. Tidak seperti gunung-gunung di Jawa lainnya yang pengartian namanya membutuhkan tafsiran yang lebih rumit, Gunung Slamet langsung merujuk pada kata “Selamet” kata yang populer setelah perdaban Islam masuk ke Indonesia. Sedangkan Gunung Slamet sendiri merupakan salah satu gunung berapi purba yang keberadaannya sudah sangat lama sebelum kebudayaan Islam datang.

Mengenai masalah itu, pernahkan kalian mendengar hikayat sunda “Bujangga Manik”? Hikayat tersebut bercerita tentang perjalanan Pandita dari Pakuan kerajaan Sunda sekitar abad ke 15, yang dituliskan dalam lembaran daun lontar. Naskah tersebut kini menjadi koleksi di Perpustakaan Bodleian, Oxford. J. Noorduyn dalam bukunya Three Old Sundanese Poems yang membahas perjalanan Bujangga Manik pada abad ke 15 di Jawa dan Bali berteori bahwa nama “Slamet” adalah relatif baru, setelah masuknya Islam ke Pulau Jawa. Ia berpendapat bahwa Gunung Slamet dahulu bernama Gunung Agung, mengacu pada naskah yang dituliskan Bujangga Manik berdasarkan pemaparan lokasi yang disebutkan. Namun teori ini belum kuat, nama asli Gunung Slamet sendiri masih menjadi pertanyaan.

Melalui jalur Bambangan kita akan melintasi 8 pos sebelum tiba di puncak tertinggi 3.428 mdpl. Pos I – Pondok Gembirung, dimana terdapat satu pondokan di lokasi ini yang dapat digunakan untuk beristirahat. Sebelum tiba di Pos ini kita akan melintasi perkebunan warga dan hutan pinus dengan kontur yang cukup miring. Pos II – Pondok Wayang, memiliki lahan cukup luas untuk mendirikan tenda, tidak jauh mendaki dari Pos ini kita akan menemukan percabangan jalur pendakian dari Pemalang. Berhati-hatilah pada saat turun agar tidak salah memilih jalur pada saat turun gunung khusus pada tempat ini.

Pos III – Pondok Cemara, hanya merupakan lahan kecil untuk beristirahat di tengah hutan pegunungan yang cukup rapat. Pos IV – Pondok Samaranthu, dikenal dengan Pos yang cukup mistis di antara kalangan pendaki. Pos V – Samyang Rangkah, lokasi camp favorite di kala musim penghujan karena terdapat aliran sungai kecil yang airnya dapat digunakan sebagai persediaan pendakian. Pos VI – Samyang Jampang dan Pos VII – Samyang Kendil, sudah mulai didominasi pepohonan lamtoro. Dan yang terakhir adalah Pos VIII yang merupakan batas vegetasi, mulai dari titik ini jalur pendakian yang semula kombinasi tanah, rumput dan pepohonan rindang berganti menjadi lahan tandus berbatu dan berpasir, membuat jalur pendakian ini terasa sangat menantang.
Tertarik untuk mengikuti perjalanan ini bersama kami? Silahkan periksa rencana perjalanan yang kami buat.

ITINERARYINFORMASI TRIPKETENTUANPERLENGKAPANPENDAFTARAN

Meeting Point : Parkiran RS UKI Cawang – Jakarta
DAY 1
xx.xx – 21.00 : Kumpul di meeting point, briefing, packing
21.00 – xx.xx : Perjalanan menuju Desa Bambangan
DAY 2
xx.xx – 07.00 : Tiba di Desa Bambangan
07.00 – 09.00 : Persiapan pendakian
09.00 – 16.00 : Menuju tempat camp
16.00 – xx.xx : Istirahat, acara bebas di Camp
DAY 3
xx.xx – 01.00 : Bangun persiapan summit
02.00 – 07.00 : Summit dan main-main di Puncak
07.00 – 09.00 : Perjalanan turun ke Campsite
09.00 – 10.00 : Makan, repacking
10.00 – 15.00 : Perjalanan turun ke basecamp
15.00 – 17.00 : Beres-beres persiapan pulang
17.00 – xx.xx : Perjalanan menuju Jakarta (Estimasi 10 jam perjalanan

**Itinerary dapat berubah sesuai dengan kondisi dan situasi di lapangan.

Memudahkan manajemen perjalanan, untuk sebagian perlengkapan tim kami sudah koordinasikan semuanya. Iuran peserta untuk trip ini sebesar Rp 675.000 dengan kuota minimal 15 peserta, maksimal 18 peserta.
Iuran trip di atas sudah termasuk:
* Transport by elf long chasis
* Driver, BBM, TOL, Parkir
* Perlengkapan camp (tenda, nesting, kompor, bahan bakar)
* Guide dari Filosantara
* Porter tim (membawa perlengkapan camp dan logistik)
* Retribusi pendakian Gunung Slamet
* P3K tim
* Bahan makanan pokok selama di gunung
* Alat makan
* Cooking service
* Souvenir Filosantara

**harga sewaktu-waktu dapat berubah

Exclude:
* Pengeluaran pribadi di luar include paket
* Tips crew; Guide/Tour Leader, Porter & Driver sukarela
* Transportasi dari domisili ke meeting point

Pembayaran bisa transfer via:
Cabang Kota Wisata, No.Rek 5725085581 an. Argatyas Asmoro
Cabang UI Depok, No.Rek 0178346809 an. Andri Septian

Transfer bisa secara full sejumlah biaya trip, atau DP terlebih dahulu sejumlah Rp 300.000,-, namun harus sudah dilunasi maksimal H-7 keberangkatan. Kalau sudah transfer bisa langsung kirimkan bukti transfernya beserta pic KTP melalui whatsapp ke kontak atau email ke filosantara@outlook.com

Selanjutnya, kita punya semacam perjanjian mengenai pembayaran:
1. Jika kalian mundur/batal sebelum hari H, maka biaya yang sudah ditransfer tidak dapat dikembalikan, tetapi bisa diganti dengan peserta lain.
2. Jika kalian mundur/batal pada hari H, maka biaya yang sudah ditransfer tidak dapat dikembalikan dan dianggap hangus (tidak bisa diganti dengan peserta lain).
3. Jika ada Force Majeure seperti bencana alam, kebijakan pemerintah, perang, dsb atau termasuk hal-hal yang diluar kehendak kita yang diluar kemampuan manusia, menyebabkan mundurnya atau dibatalkannya trip ini maka akan dibicarakan secara musyawarah.
4. Jika ada Force Majeure, dan hasil musyawarah adalah pembatalan trip, maka uang akan dikembalikan kecuali uang untuk transportasi.

1. Carrier / daypack
2. Pakaian trekking
3. Sleeping bag
4. Matras gulung / alumunium
5. Jaket gunung (cold proof / water proof / wind proof)
6. Sepatu outdoor / sandal gunung
7. Jas hujan / ponco
8. Pakaian ganti
9. Headlamp / senter dan baterai cadangannya
10. Sarung tangan
11. Kaos kaki
12. Kupluk / topi / slayer
13. Alat bersih-bersih (tissue, dll)
14. Obat-obatan pribadi
15. Trash bag
16. Masker
17. Treking Pole (optional)
18. Kartu identitas (KTP / SIM / KTM / Kartu Pelajar, dll)

Logistik yang disiapkan masing-masing;
1. Air mineral
2. Snack / biscuit / wafer / mie instan
3. Coklat / gula merah / madu
4. Minuman sachet

Pertama silahkan pilih tanggal terlebih dahulu yang sesuai dengan rencana trip kalian, berikut tanggal open trip Pendakian Gunung Slamet:

    • 29-31 Maret 2019
    • 26-28 April 2019
    • 28-30 Juni 2019
    • 26-28 Juli 2019
    • 23-25 Agustus 2019
    • 27-29 September 2019
    • 25-27 Oktober 2019
    • 22-24 November 2019
    • 6-8 Desember 2019
    • Jadwal lain, request by private trip

Jika sudah pilih tanggal, silahkan kontak kita untuk konfirmasi kuota:
Arga Tyas Asmoro : SMS/Whatsapp 087886861176 / BBM 5AAEDD96
Andri Septian : SMS/Whatsapp 081210155375 / BBM 763821AD
Kemudian isi formulir pendaftaran sebelum melakukan pembayaran.

Add Friend

8 Replies to “[OPEN TRIP] Pendakian Gunung Slamet 2019 “Tertinggi di Jawa Tengah””

  1. Wahhh bagus nih aetikelnya, tripnya juga…. tar cek jadwal cow slamet

  2. amazing mountain, thanks filosantara for the best service ever… lanjut semeru lahh

  3. Yg 17 agustus ke gn slamet ngga ada ya.
    Ada 4 orng ni gan
    Reques boleh kah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *