Ranukumbolo

Open trip Gunung Semeru. Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 Mdpl (Mahameru). Posisi Gunung Semeru terletak di antara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Gunung Semeru mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Sebagai gunung yang disucikan, perjalanan atau pendakian ke Gunung Semeru sudah berlangsung selama berabat-abat lamanya. Salah satu bukti yakni Prasasti Ranu Kumbolo, yang terletak di pingir Ranu Kumbolo. Dalam prasasti tersebut tertulis Ling Deva Mpu Kameswara Tirthayatra dalam bahasa jawa kuno. Menurut sejarawan tulisan tersebut dapat diartikan bahwa Prabu Kameswaran pernah melakukan perjalanan suci mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dengan mendaki Gunung Semeru. Prabu Kameswaran sendiri bersal dari kediri dan memeritah sekitar tahun 1180-1190-an.

Gunung Semeru yang syarat akan legenda, juga memiliki keindahan alam yang luar biasa. Selama perjalan kita akan disuguhi banyak spot-spot menarik antara lain:

Kecantikan Ranu Kumbolo dalam pesona alam dan sejarah
Tidak ada yang kuasa untuk menolak keindahan Ranu Kumbolo. Ya, Ranu Kumbolo merupakan sebuah telaga yang berada di ketinggian 2400 mdpl. Selain prasasti, keindahannya yang luar biasa menjadikan tempat ini sangat populer untuk melepas lelah sebelum melanjutkan pendakian ke puncak Mahameru. Oleh karena itu, banyak yang datang jauh-jauh hanya untuk camping di Ranu Kumbolo.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, terdapat prasasti di pinggir Ranu Kumbolo yang menurut sejarawan berangka tahun 1182 M. Melalui prasasti ini kita bisa menyadari, sejak dulu nenek moyang kita telah melakukan pendakian ke Gunung Semeru. Apa yang mereka lakukan tidak hanya menikmati keindahan alam tapi lebih ke suatu perjalanan spiritual menuju kesempurnaan diri. Air yang ada di ranu kumbolo juga mewujud suci, dan masih sering digunakan untuk ritual suci keagamaan. Untuk menjaga kesucianya, ada beberapa peraturan yang harus ditaati saat ingin menggunakan air dari ranu kumbolo untuk keperluan pendakian. Air danau tidak boleh dipakai untuk mandi atau mencuci secara langsung. Kegiatan harus dilakukan 10 meter dari bibir danau, termasuk juga mendirikan tenda.

Mitos di Tanjakan Cinta
Puas menikmati keindahan Ranu Kumbolo kita akan melewati Tanjakan Cinta untuk menuju menuju puncak. Mitosnya di Tanjakan Cinta, kalau kita jalan terus tanpa menoleh ke belakang sambil memikirkan seseorang, orang itu akan jadi jodoh kita. Percaya tidak percaya, namanya juga mitos. Tapi memang tanjakan itu cukup ekstrem dan melelahkan mungkin juga sama lelahnya dengan menemukan jodoh.

Lembah Ungu, Padang Oro-Oro Ombo
Setelah kita merasakan lelah raga menyusuri Tanjakan Cinta, segera mata kita akan melihat hamparan padang savana luas. Itulah Oro – Oro Ombo, hamparan padang savana luas ditumbuhi bunga berwarna ungu yang mirip dengan bunga lavender. Nama asli bunga ini adalah Verbena Brasiliensis Vell yang berasal dari keluarga Verbenaceae yang merupakan tumbuhan semak tahunan atau berumur pendek. Pada bulan Mei – Agustus, padang Oro-oro Ombo akan berubah menjadi ungu, akibat mekarnya bunga tanaman infansif itu.

Puncak Pos Jambangan dan Camp Kalimati
Pos Jambangan merupakan perbatasan antara hutan cemara dan hutan cantini. Disini kita bisa melihat puncak Mahameru dengan jelas untuk pertama kalinya selama melakukan pendakian. Melihat gagahnya Mahameru dan asap yang mengepul, menjadi suntikan motivasi tersendiri untuk melanjutkan pendakian menuju puncak. Kali Mati merupakan area camp sebelum summit Mahameru. Di sini biasanya pendaki mengisi kembali air yang didapat dari sumber mani. Dari Kali Mati kita dapat melihat lebih jelas gagahnya Mahameru.

Puncak tertinggi tanah Pulau Jawa
Puncak tertinggi Pulau jawa, Puncak mahameru tempat bersemayamnya para dewa memang menjadi daya tarik yang luar biasa bagi para pendaki. Perjalanan menuju puncak Gunung Semeru menjadi tantangan tersendiri, menguji segala emosi dan kesabaran kita. Tapi itu semua sebanding ketika kita sampai di puncak, pemandangan yang luar biasa yang penuh kedamaian dan juga keagungan. Namun pihak taman nasional sendiri sebenarnya hanya menyarankan pendakian ke Gunung Semeru hingga Kalimati saja, jika pendaki tetap ingin melanjutkan pendakian ke puncak maka resiko ditanggung sendiri artinya asuransi kecelakaan yang diberikan dari pembelian tiket tidak dapat berlaku lagi saat pendaki melakukan pendakian ke puncak. Hal itu harus disadari bersama dan diantisipasi dengan meningkatkan kewaspadaan saat mendaki hingga ke puncak.

ITINERARYINFORMASI TRIPKETENTUANPERLENGKAPANPENDAFTARAN

MEETING POINT: STASIUN MALANG
DAY 1
08.00 : Penjemputan di Stasiun Malang
08.00 – 09.00 : Bersih2, sarapan, dll (lengkapi logistik)
09.00 – 09.30 : Malang – Tumpang (lengkapi logistik)
09.30 – 11.00 : Tumpang – Ranu Pane
11.00 – 12.00 : Istirahat, simaksi, makan siang, persiapan pendakian.
12.00 – 18.00 : Ranu Pane – Ranu Kumbolo (tempat camp)
18.00 – xx.xx : Membangun tenda, masak makan malam, istirahat
DAY 2
xx.xx – 04.00 : Bangun pagi, persiapan melanjutkan perjalanan
04.00 – 06.00 : Menikmati pagi di Ranukumbolo
06.00 – 08.00 : Masak sarapan, re-packing, stretching
08.00 – 12.00 : Ranu kumbolo – Cemoro kandang
12.00 – 13.00 : Istirahat, masak makan siang
12.00 – 16.00 : Cemoro kandang – Kalimati/Arcopodo (tempat camp)
16.00 – 19.00 : Mendirikan tenda, istirahat, masak makan malam
19.00 – xx.xx : WAJIB TIDUR!

NOTE: Pendakian sebenarnya HANYA DIPERBOLEHKAN sampai Kalimati saja, jadi apabila ada yg mau lanjut ke Puncak Mahameru, maka resiko ditanggung sendiri ya kawan, tapi tetap tanpa mengurangi kerjasama tim!
kalo oke, mari lanjut itinerary ke MAHAMERUUUU…
DAY 3
xx.xx – 00.30 : Bangun pagi
00.30 – 01.00 : Stretching, preparing summit
01.00 – 06.00 : Summit attack
06.00 – 08.00 : Mahameru!!!
08.00 – 12.00 : Arcopodo/Kalimati
12.00 – 13.00 : Istirahat, masak makan siang, repacking
13.00 – 18.00 : Arcopodo/Kalimati – Ranu Kumbolo (tempat camp)
18.00 – 20.00 : Mendirikan tenda, istirahat, masak makan malam
20.00 – xx.xx : TIDUR!!!
DAY 4
xx.xx – 04.00 : Bangun
04.00 – 06.00 : Masak sarapan pagi
06.00 – 11.00 : Ranu Kumbolo – Ranu pane
11.00 – 12.00 : Istirahat, bersih-bersih, Persiapan pulang.
12.00 – 13.30 : Ranu pane – Psr. Tumpang
13.30 – 15.00 : Psr. Tumpang – St. Malang
Trip selesai sampai jumpa di trip berikutnya..

**Itinerary dapat berubah sesuai dengan kondisi dan situasi.

Memudahkan manajemen perjalanan, untuk sebagian perlengkapan tim kita sudah koordinasikan semuanya. Iuran peserta untuk trip ini sebesar Rp 950,000 dengan kuota minimal 12 peserta. Jika peserta kurang dari 12 orang maka dilakukan penyesuaian harga atau fasilitas dengan musyawarah agar trip tetap dapat berjalan.

Iuran trip di atas sudah termasuk:
* Transport PP St. Malang – Pasar Tumpang
* Transport PP Pasar Tumpang – Ranu Pani
* Perlengkapan Camp (tenda, nesting, kompor, bahan bakar)
* Porter Tim
* Team Leader
* Simaksi Pendakian
* P3K tim
* Bahan makanan pokok selama pendakian 4D3N
* Alat makan
* Cooking service
* Souvenir Filosantara
**harga sewaktu-waktu dapat berubah, menyesuaikan fluktuasi harga bbm, barang dan jasa

Exclude:
* Pengeluaran pribadi di luar include paket
* Tips crew; Guide/Tour Leader, Porter sukarela
* Transportasi dari domisili ke meeting point

Pembayaran bisa transfer via:
BNI, Cabang UI Depok, No.Rek 0178346809 an. Andri Septian
BCA, Cabang Kota Wisata, No.Rek 5725085581 an. Argatyas Asmoro
Transfer bisa secara full sejumlah biaya trip, atau DP terlebih dahulu sejumlah Rp 350.000,-, namun harus sudah dilunasi maksimal H-7 keberangkatan. Kalau sudah transfer bisa langsung kirimkan bukti transfernya beserta pic KTP melalui whatsapp ke kontak atau email ke filosantara@outlook.com

Selanjutnya, kita punya semacam perjanjian mengenai pembayaran:
1. Jika kalian mundur/batal sebelum hari H, maka biaya yang sudah ditransfer tidak dapat dikembalikan, tetapi bisa diganti dengan peserta lain.
2. Jika kalian mundur/batal pada hari H, maka biaya yang sudah ditransfer tidak dapat dikembalikan dan dianggap hangus (tidak bisa diganti dengan peserta lain).
3. Jika ada Force Majeure seperti bencana alam, kebijakan pemerintah, perang, dsb atau termasuk hal-hal yang diluar kehendak kita yang diluar kemampuan manusia, menyebabkan mundurnya atau dibatalkannya trip ini maka akan dibicarakan secara musyawarah.
4. Jika ada Force Majeure, dan hasil musyawarah adalah pembatalan trip, maka uang akan dikembalikan kecuali uang untuk transportasi.

1. Carrier / daypack
2. Pakaian trekking
3. Sleeping bag
4. Matras gulung / alumunium
5. Jaket gunung (cold proof / water proof / wind proof)
6. Sepatu outdoor / sandal gunung (WAJIB SEPATU GUNUNG)
7. Jas hujan / ponco
8. Pakaian ganti
9. Headlamp / senter dan baterai cadangannya
10. Sarung tangan
11. Kaos kaki
12. Kupluk / topi / slayer
13. Alat bersih-bersih (tissue, dll)
14. Obat-obatan pribadi
15. Trash bag
16. Masker
17. Treking Pole (optional)
18. Kartu identitas (KTP / SIM / KTM / Kartu Pelajar, dll)

Logistik yang disiapkan masing-masing;
1. Air mineral
2. Snack / biscuit / wafer / mie instan
3. Coklat / gula merah / madu
4. Minuman sachet

Pertama silahkan pilih tanggal terlebih dahulu yang sesuai dengan rencana trip kalian, berikut tanggal open trip pendakian Gunung Semeru:

    • 1-4, 26-29 Mei 2019
    • 30 Mei – 1 Juni 2019
  • Jadwal lain, request by private trip

Jika sudah pilih tanggal, silahkan kontak kita untuk konfirmasi kuota:
Arga Tyas Asmoro : SMS/Whatsapp 087886861176 / BBM 5AAEDD96
Andri Septian : SMS/Whatsapp 081210155375 / BBM 763821AD
Kemudian isi formulir pendaftaran sebelum melakukan pembayaran.

Add Friend

3 Replies to “[OPEN TRIP] Pendakian Gunung Semeru 2019 “Tanah Tertinggi Pulau Jawa””

  1. nyampe puncak berkat guide kece filosantara, trip selanjutnya rinjani wajib bareng filo nih, thankyou so much filo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *